“Kalian ini sebenarnya mau pergi kemana?” Keluh In-Hyuk sambil terus berjalan mengikuti Ryn dan Lily. Pasalnya kedua gadis itu sejak tadi terus berjalan dan asyik mengobrol diam-diam dan sudah diduga mereka menggunakan bahasa Indonesia. Cih! In-Hyuk memicing kesal saat mereka tak memberikan respon. Dan... Bug! Akh!. “Ah ini!” Seru Ryn menunjuk ke sebuah plang tepat disampingnya. In-Hyuk memejam sembari meringis kesakitan saat Ryn yang berada di depannya mendadak mengerem langkah. Kepala gadis mungil itu secara tidak sengaja mengenai dagu In-Hyuk yang tak sempat untuk ikut memberhentikan langkahnya. Ryn lantas berbalik dan segera meminta maaf “Oh, mianhae-yo. Apa dagumu bisa rusak?”. Diam-diam, napas Seo In-Hyuk melena menghembus, lalu membuka mata. Menatap Ryn sambil menahan emosiny

