Sang mamah, menyimpan sendok melipat tangan di d**a, membuat sang papah langsung pun berhenti dan menatap sang anak. Arga kembali menghela nafas, “tadi dia membuat keributan, malahan membuat seorang OG sakit. Dan ketika Arga lihat CCTV, Tika lah yang berbuat salah pertama kali, dan OG itu awalnya hanya ingin membantu temannya, dan terjadilah perkelahian itu.” “Terus, apa benar, Tika mengalami ___” “Bohong, dia sudah tidak apa-apa, malahan tadi datang lagi ke kantor dengan kembali membuat keributan, dia meminta Arga untuk memecat OG. Tapi untuk apa Arga memecatnya, toh dia tidak bersalah. Dan saat itu juga Arga sudah minta kebaikannya untuk bicara pada publik, kalau kami tidak pernah tunangan, dan Arga akan melakukan apa yang dia mau.” “Mamah Tika bilang, katanya kamu lebih memilih meno

