“Astagaaaa, lucu sekali,” ucap Feyra yang sedang menggendong bayi laki laki; Dirga. Kemudian tatapannya beralih pada Sahara yang menatapnya dengan manik bulatnya. “Dia mirip dengan Papahnya ya.” Mega mengangguk setuju, dia menarik Sahara supaya duduk di dekatnya sembari menyisirkan rambutnya. Sementara Feyra sibuk menggendong bayi itu, sambil berdiri menatap ke sekitaran atap. Mereka berada di atap apartemen, dimana kolam renang yang terkena sinar matahari sore itu terlihat sangat silau. Mega memaksa Feyra dan Kim untuk makan malam di sini, supaya dia tau jelas cerita tentang mereka. “Mama, Ara mau makan stick ayam.” “Minta pada Nanny yak e bawah.” “Oke,” ucap Ara kemudian meninggalkan tempat itu. Dimana akhirnya Mega bisa bicara leluasa dengan Feyra, tentang rasa penasarannya. “Baga

