“Papahhhh…..!” teriak Ara tatkala dia melihat sosok tidak asing di depannya, dia berlari pada sosok itu kemudian memeluknya erat. Dimana Radit langsung membawa putrinya ke dalam gendongan. Dan Ara mengabaikan sosok pengasuh yang sedang memesan makanan untuknya, dimana sosok itu mencari keberadaan Ara sampai mendapatinya dalam gendongan seseorang. “Tuan Radit?” tanya pengasuh itu kaget, jelas dia mengetahui dan mengenal Radit. Mengingat sang anak asuh selalu menceritakannya. “Ini benar anda?” “Tidak apa, aku bukan hantu. Kau istirahat saja, Ara akan bersamaku. Apa ini makanan untuknya?” “Ya…,” jawab pengasuh itu masih kaget, dia tau jelas bagaimana keluarga Alvareza begitu menantikan sosok ini. “Berikan padaku.” “Silahkan, Tuan.” Pengasuh itu memberikan bungkusan berisi cheese cake i

