Setibanya Athan di mansion, ia segera merebahkan tubuh Zehra di atas sofa ruang tamu. Athan membuka jaket kulit hitam yang dikenakannya, lalu menutupi paha mulus Zehra yang terekspos. Maria yang baru saja keluar dari kamarnya langsung diperintahkan Athan untuk mengambil air minum dan sejenis minyak aromaterapi. Setelah semua bahan yang diinginkan tersedia, Athan meletakkan minyak aromaterapi tersebut di dekat hidung istrinya, berharap sang istri segera sadar. Butuh beberapa detik untuk menyadarkan Zehra. Sampai akhirnya, Zehra terbatuk dan membuka matanya perlahan. Athan membantu Zehra untuk duduk sambil memberikan segelas air minum yang sudah disediakan oleh Maria. Wanita tersebut menengguk air minum itu sedikit, kemudian menatap Athan yang masih setia berada di dekatnya. Zehra tersenyum

