Nanti Malam Kita....

1872 Kata

“Arrghh.” Jerit Ami sambil memukul setir. Dia menunduk dan satu tangannya naik mngusap pelipis. Pusing. Sungguh jauh meleset praduganya pada Ishaq. Dia pikir pria itu bisa di per-alatnya dengan mudah, tapi alih-alih di per-alat malah dia yang dibuat sesak napas karena ancaman demi ancaman yang Ishaq lontarkan padanya. Seujung kuku dia mengusik Meysha, maka Ishaq akan membongkar hal yang sebenarnya pada anak-anaknya. Mana tidak dia sesak napas, untung saja tidak sampai ambruk tadi. Apa jadinya jika Fathan dan Friska tahu bahwa dialah dalang dari semua kejadian dua tahun lalu, ditambah pula dengan kedatangannya pada Ishaq untuk menawarkan hal gila tadi. Dia pasti akan dibenci oleh kedua anaknya. Hal paling dia takutkan, bagaimana jika kedua anaknya itu pergi meninggalkannya? Tidak! Ami ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN