Pesta

1679 Kata

“Akak… oh my god, oh my god. Cantiknya, Kak Esha! Beautiful! Sumpah, adik sampai tidak tahu lagi mau bilang apa. Oh iya, adik ingat… Ma shaa Allah cantiknya ciptaan-MU!” terkagum-kagum Friska melihat penampilan kakak iparnya. Memang benar ya, kalau dasarnya cantik, di tambah polesan sedikit langsung bersinar. Meskipun dengan pakaian tertutup, namun justru itulah yang menambah pancaran aura keanggunan sang kakak ipar. Fathan yang berada di belakang Friska tidak beriak karena saking terpesonanya. Meysha tersenyum malu-malu walau pujian sudah biasa baginya. Disaat bersamaan dia juga tiba-tiba teringat saat masih menjadi model. Eslar, sang stylist selalu memujinya. Ah, jadi rindu. Apa kabarnya Eslar sekarang? “Aduh adik, jangan terlalu memuji akak. Nanti kalau terbang bagaimana?” ujar Meysh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN