Suasana sendu memenuhi area perkuburan. Digunduk tanah yang masih sangat basah di tanam nisan yang tertuliskan nama, Somi Arsa. Ya! gadis malang malang tidak bisa di selamatkan setelah Somi memotong urat nadi kedua kalinya. Semalam Somi berhasil diselamatkan. Menjelang siang Somi juga sudah sadarkan diri. Somi meminta diri untuk ke toilet, siapa sangka di dalam toilet Somi mengiris kembali tangannya dengan serpihan kaca. Somi cukup lama di dalam, sehingga dia kehilangan lebih banyak darah dari sebelumnya. Kondisinya kritis, sehingga Somi menghembuskan napas terakhirnya dini hari tadi. Setelah usai berdoa satu persatu orang mulai bubar. Tangis tante Rina yang tadi mulai mereda kini kembali tergugu. Papan nisan Somi di peluknya erat. Pun suaminya ikut duduk dan mencoba menenangkan istriny

