Tania masuk ke dalam pantry dengan raut wajah ceria sambil bernyanyi kecil. Fathan menoleh, maka seketika Tania memulai drama queen nya. “Erk, bos.” Tania berpura-pura seolah terkejut dengan ekspresi penuh segan dan malu. Fathan tersenyum tipis, “Kenapa terlalu kaget begini? Kamu kira saya ini hantu ya?” canda Fathan sambil lanjut membuat kopi, “Silakan lanjut bernyanyi. Anggap saja saya tidak ada.” tambah Fathan pula. “Errk, mana boleh begitu boss. Maafkan saya boss, saya kaget bukan mengira bos hantu. Hanya saja… kaget jika boss sepagi ini. Bos datang sebelum kami?” tanya Tania dengan masih kaku berdiri di tempatnya. “Salah memangnya saya datang awal?” “Tidak boss. Bukan begitu maksud saya. Saya…” “Saya memang seperti ini. Kamu karyawan baru, makanya tidak tahu. Tidak apa, santai s

