Keningnya berkerut-kerut. Perlahan Meysha membuka matanya yang berat. Meysha langsung menyadari bahwa ada satu yang melingkar di pinggangnya. Meysha melirik ke belakang, suami tercinta masih lena dalam tidur. Bibirnya melengkung senyum, lalu jam di nakas dilihat. Pukul 04.27 Wib. Pantesan dia bangun, memang sudah jamnya. Sebenarnya baru 2 jam matanya terpejam, tapi karena memang sudah biasa bangun sebelum subuh, walau dia begadang dia tetap bisa bangun cepat. Tangan Fathan yang berada di pinggangnya perlahan diangkat, lalu Meysha merubah posisi menghadap ke arah suaminya itu. Wajah tampan itu dipandang lekat, tiba-tiba Meysha malu sendiri saat teringat kembali apa yang telah mereka lewati semalam. ‘Ya Allah, malunya…..’ gumam Meysha. Ada hal lucu pula yang terjadi ketika mereka bersam

