Karin membuka pintu kamar. Dia bergegas mandi dan bersiap-siap, karena penasaran dengan apa yang dikatakan Nurul, teman baik semasa kuliah lewat telepon tadi. Dia memutuskan untuk minta di gantikan di klinik, kebetulan juga hari ini tidak ada janji dengan pasien. Langkahnya di bawa menuju tangga. “Nona Karin..” Mbok Hanum yang di mintai untuk mengantarkan jus buah tadi terkejut. Nona Karin meminta jus buah untuk sarapan kan? dia memintaku untuk mengantarkannya ke kamar. Gumam mbok Hanum khawatir. Takut jika dia yang salah dengar tadi. “Dimana Reza?” tanya Karin ketika menuruni anak tangga terakhir. Nak Reza? Perlahan mbok Hanum menghampiri Karin. “Nak Riza mungkin masih di kamar nak Karin. Tunggu sebentar biar mbok panggilin.” “Aku di sini, Karin. Ada apa?" muncul Reza dari sisi k

