Hujan mengguyur bumi pesantren malam ini, suasana pesantren semakin syahdu dengan suara mengaji dan rintik-rintik hujan sebagai iramanya. Seorang wanita cantik baru saja selesai berdandan, ia ingin menyenangkan suaminya setelah perdebatan siang tadi. Cukup lama menunggu, tetapi Aaraf tidak kunjung masuk kamar. Kayshilla sudah mengganti lilin aromaterapi yang habis lantaran terlalu lama dinyalakan. Ia jadi ragu saat menyalakan lilin kedua, apakah lilin ini akan habis sia-sia tanpa Aaraf sempat menghirup baunya? Seperti perjuangannya selama ini yang selalu sia-sia? "Sudah jam setengah sebelas, seharusnya rutinan di masjid sudah selesai. Tapi kenapa Mas Aaraf nggak masuk-masuk?" gumamnya resah. Kayshilla merasakan matanya semakin berat, ia beberapa kali menguap. Wanita itu menghela napas k

