El tiba di rumahnya. Sebelum keluar mobil dia tidak sengaja melihat tas istrinya. Dia mengambilnya dan memeriksa isi tas itu. Dia melihat barang-barang Zahra semua ada di sini. Dia tidak peduli dan meletakkannya lagi. Dia keluar mobil tanpa memikirkan anak-istrinya yang dia tinggalkan di jalan. Di rumah dia hanya sendiri karena orang tua dan paman serta tantenya pergi ke tempat kerabat mereka. Dia duduk santai di sofa. Awalnya dia tidak khawatir apapun, tapi waktu yang terus berjalan hingga malam membuatnya bimbang karena anak dan istrinya juga tidak pulang-pulang. Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Dia merasa cemas. Harusnya Zahra dan Zidan sudah haru di rumah sejak tadi. Apa mereka kesasar? "Kemana mereka?" "Apa mereka melarikan diri?" "Ah! Bikin susah aja!" Dia mengambil kunci

