50. Lagi lagi?

2014 Kata

Pikiranku bercabang sekarang. Sudah tidak memikirkan Rafael lagi ada sesuatu yang masih mengganggu pikiranku karena semuanya belum terjawab. Beberapa hari yang lalu aku mendapati fakta terbaru bahwa teman masa kecilku adalah Alvin, bukan Rafael seperti yang selama ini aku salah sangka. Aku terkejut bukan main sama sekali tidak menyangka bahwa Alvin lah anak kecil cowok itu. Semuanya akan bisa langsung terjawab andai saja Alvin tidak menerima panggilanku dan dia langsung meninggalkanku begitu saja berdiri mematung depan kelas dengan lutut lemas. Aku masih ingat bagaimana Alvin langsung membalikkan tubuh pergi ke arah tangga tanpa bisa aku cegah lantaran aku kesulitan mengendalikan diri. Aku mengiriminya pesan tidak dibaca, meneleponnya nomor Alvin tidak aktif, dan terparah Alvin mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN