Pada dasarnya manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Kadang ucapan akan berbeda dengan isi kepala. Penyesalan tentu ada. Namun sekali lagi apa daya, manusia tetaplah manusia. Jika bukan karena permintaan Juna, tentu Ndaru akan menolak keras untuk tidur di kamar Shana. Masih ada dinding besar yang harus ia jaga. Kesepakatan harus berjalan sesuai dengan perjanjian kontrak. Namun lihat sekarang, ada saja hal yang ingin merusaknya. Awalnya Ndaru hanya akan bertahan sampai Juna jatuh terlelap. Mungkin tiga puluh menit. Namun siapa sangka jika pada akhirnya dia juga ikut jatuh terlelap. Di kamar seorang gadis yang pada awalnya sangat ia hindari. Sepertinya rasa lelah tak bisa lagi Ndaru tahan. Tubuhnya benar-benar membutuhkan istirahat. Beberapa menit sebelum memasuki waktu Subuh, mata Ndaru

