Keluarga Marada disambut ramah oleh keluarga Pranaja. Oma Yuli sengaja melesat dari Bandung pagi tadi, dia bahagia lantaran Farras menerima perjodohan ini. Wanita tua itu terus merangkul lengan Farhana membuat gadis itu menjadi agak sedikit kikuk. Farhana tak menuntut apa-apa soal kebohongan Oma Yuli yang bahkan sudah mengatur seolah Farhana kos di sana. Farhana malah lebih banyak diam dibanding mencerocos. Dia tidak ingin melukai siapapun dengan kekesalannya terhadap keluarga Pranaja, terutama Oma Yuli, Nenek tua yang sudah menjodohkannya dengan pria kasar seperti Farras. “Hana kok diam terus?” tanya Oma Yuli. Farhana hanya mengulas senyum. “Kamu cantik sekali, Han,” puji Sinta, selaku nyonya Pranaja. “Pantas Farras langsung setuju. Semoga kalian langgeng ya.” ‘Amit-amit jabang b

