Lift berdenting membawa Farhana turun ke lantai satu. Mang Asep sudah berada di depan lobi. Dia membawakan tas nyonyanya dan membukakan pintu. Tanpa Farras tahu, Farhana membawa semua bajunya, setelah menjenguk ayah mertuanya nanti, dia berniat untuk tinggal di rumah ibunya. Sebelum Farhana masuk ke mobil, dia menoleh ke belakang, berharap Farras mencegahnya pergi dan menjelaskan semuanya. Namun, sayang, tak ada tanda-tanda kalau Farras menyusulnya. Farhana menarik napas dan masuk ke dalam mobil. Dia termangu melihat Lintang turun dari taksi dan berjalan ke dalam apartemen. Seketika hatinya menjerit menggaungkan luka itu lagi. Farras menoleh ke pintu saat bell berdenting, Bibirnya tersungging karena dia yakin Farhana kembali untuknya, dia tahu Farhana memang mencintainya. Dia yakin w

