ENAM

1034 Kata

Masa lalu itu tidak akan pernah habisnya, jika kita terus menerus berkubang pada satu kesakitannya. Pernah merasakannya? Saat kalian memiliki masa yang indah dengan salah satu kekasih hati, begitu senang, bahagia seakan dunia ini hanya milik berdua. Dan semua momen indah itu tidak akan pernah berguna ketika ada satu—hanya satu—kesalahan, semuanya menjadi dendam akan kesakitan.  Kenapa? Kenapa rata-rata manusia akan lebih mudah mengingat satu kesalahan orang lain, ketimbang menimang kembali apa saja kebahagiaan yang sudah mereka berikan? Mengatasnamakan ketidakadilan...? Memangnya di dunia ini ada yang sangat adil selain Tuhan? Apa pernah berpikir berkali-kali untuk membuka lembaran baru atas masa lalu?B Baiklah begini. Anggap saja Kinan wanita yang bodoh, karena kemarahannya tetap bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN