Pukul sembilan kala Viona sedang menyikat sandal yang kemarin ia pakai jalan ke acara syukuran, mobil Adel datang. "Kak Adel?" sapa Viona berdiri. Melihat sandal yang tergeletak bersama sikat dan sabun, membuat Adel mengernyit. "Sandalnya kenapa?" Menoleh. "Kotor, Kak. Aku cuci ini. Disikat biar kotoran nempelnya bisa hilang." "Kenapa nggak beli yang baru? Besok kita jalan beli sandal buat kamu," tawar Adel merasa tak tega melihat Viona begitu susah payah mencuci sandalnya. "Nggak usah, Kak. Ini masih bagus dan awet. Tinggal cuci juga bersih." Adel heran. Ia belum pernah mencuci sandalnya sendiri. Bahkan tidak sekalipun barang miliknya ia cuci sendiri. Namun setahunnya nenek hanya mencuci baju baju saja tapi tidak tahu jika sandal juga bisa dicuci. Menurutnya jika sandal Adel rusak

