Cuti Ratih sudah habis. Pagi itu, hari pertama bagi Ratih menyiapkan diri untuk masuk kerja kembali usai cuti. Sasti juga masuk sekolah. Beruntung ada Siti yang selalu sigap membantu semua kebutuhan Sasti, termasuk juga sarapan mereka. Sementara, Ratih tak perlu menyiapkan apa pun buat Rizal karena lelaki itu tidak ke kantor pagi-pagi. Sejak kantor diambil alih oleh kakaknya Desti, praktis Rizal akan banyak beraktifitas di rumah, sembari menyusun rencana ke depan, selain juga mengurus sengketa pembagian aset perusahaan setelah perpisahannya dengan Desti. “Aku nggak papa kan, hari ini kerja?” Ratih merasa tak enak meninggalkan Rizal, apalagi statusnya masih pengantin baru. “Nggak papa, lah. Kan memang sudah seharusnya kamu masuk kan?” ujar Rizal. “Sasti, gimana? Aku nggak bisa ngant

