Jasmin Menengok ke arah sebelah, dia terkejut saat Nilam berada di sana. Jasmin menjadi sedikit terasa canggung, sebab dia belum meminta izin untuk menggunakan bahan dan barang yang ada di dapur itu. “Eh, maaf, Mama Nilam, Jasmin menggunakan tanpa izin.” “Enggak apa, Nak, airnya memang sedang mampet dari sumbernya. Gunakan air galon saja, ya.” Nilam meninggalkan Jasmin yang masih sibuk dengan keran. Dua menit kemudian, Jasmin sudah berhasil menuangkan air galon ke dalam panci. Kemudian, dia memasak air sampai mendidih, setelah itu jasmin memasukkan sayur sawi sampai matang baru memasukkan mi. Lima belas menit kemudian, dia sudah selesai memasak makanannya. Dia menuangkan ke dalam mangkuk, dengan air yang sudah diganti. Beberapa waktu kemudian, dia sudah selesai makan. Kembali ke dalam

