“ Aku udah pesan makanan karena kita nggak mungkin ninggalin Bibi sendirian di kamar.” ucap Sakha ketika Ines keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tubuhnya dan sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih santai. “ Iya.” “ Aku juga mau mandi. Hari ini aku capek banget dan habis makan kita bisa istirahat.” “ Sakha…” “ Ya…” “ Maaf ya kalau ini semua nggak seperti seharusnya. Aku tahu, bukan pernikahan seperti ini yang kamu impikan. Tapi kamu sendiri yang meminta ini terjadi dan kamu udah tahu kondisi kita berdua. Khususnya aku.” ucap Ines. “ Nggak usah terlalu dipikirin. Santai aja.” jawab Sakha dengan menepuk pundak Ines dengan lembut sebelum akhirnya meninggalkan Ines masuk ke dalam kamar mandi. “ Nes…” panggil Sakha yang membuat Ines langsung menoleh. “ Bisa mint

