
Liliana adalah seorang keturunan bangsawan kerajaan vampir, atau lebih tepatnya anak dari Ratu Vampir terdahulu. Ibunya melarikan diri dari kerajaan demi menikahi ayahnya yang merupakan manusia biasa. Mereka memilih tinggal di antara manusia. Oleh karena itu sejak kecil Liliana tidak pernah sekalipun melihat makhluk supernatural lain selain vampir.
Hingga tiba ulang tahun ke-18. Kejadian yang tidak bisa Lily lupakan seumur hidup. Darah biru yang selama ini tertidur lelap dalam diri Liliana bangkit. Memperingati kelahiran ratu baru bagi klan vampir.
Liliana: "...."
Bisakah takdir ini di 'cancel'?
Dia hanya ingin hidup seperti manusia biasa!
Setidaknya sampai saat itu tiba.
Tetapi harapan Liliana hangus menjadi abu ketika ayahnya memberi usul untuk pindah ke Kota Winchester. Disana dia malah bertemu Damon Wayne, alpha dari segala alpha, raja dari klan werewolf yang menunjuk Liliana sebagai matenya.
Apakah ada rintangan yang jauh lebih sulit lagi? Tentu.
Damon berlutut di depannya. Dengan kelopak mata menutup dalam bayang-bayang sakral, Damon mencium lembut punggung tangan Liliana. "Berdirilah disisi ku. Temani aku memimpin, Luna."
Para vampir: "Beraninya kau makhluk berbulu!"
Para werewolf: "Tarik ucapan kalian, dasar rakus! Haus darah! Cuih!"
Liliana: "...."
Kepala Liliana berdenyut pusing memikirkan betapa hancurnya ketenangan hidup yang telah ia genggam susah payah. Liliana seperti berada di persimpangan jalur setelah berkenalan dengan dunia supernatural sesungguhnya. Entah kemana kakinya melangkah, sebuah kisah akan terus menjalin bagai sarang laba-laba.
