Mencari Benda Pusaka Leluhur Werewolf

1418 Kata

Matheus berlari kearah selanjutnya, sayangnya, langkah kaki Matheus terhambat oleh tebalnya pasir dan salju yang menjadi satu. Hingga memperlambat langkahnya untuk berlari. Badai itu keburu menerjang Matheus, ia hanya bisa bersujud sambil menutupi kepalanya agar tidak terlalu membahayakan dirinya sendiri. Berselang satu jam, badai itu akhirnya mereda. Tubuh Matheus tertimbun pasir, tubuhnya di penuhi pasir-pasir. Ia pun bangun dan membersihkan pasir-pasir itu. "Sial, kenapa badai pasir itu datang tiba-tiba?" keluh Matheus. Ia masih selamat dan tidak harus terbawa oleh badai itu. "Baiklah, bukan saatnya untuk mengeluh! Aku harus cepat mencari benda-benda itu sebelum benar-benar gelap," pikir Matheus mencari arah yang harus ia tuju selanjutnya. Kakinya pun melangkah, sesuai peta di tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN