Ini sudah lewat dua hari setelah kejadian itu. Malam itu aku memang berhasil menahan tangisku di depan Ibnu tapi setelahnya, setelah aku berada di kamar. Aku menangis sekencang-kencangnya sampai membuat ibu dan ayahku bingung. Hatiku sakit, kalian harus tahu itu. Dan Ibnu, sepertinya patah hatiku yang terbaik. Ah, ngomongin itu kenapa aku jadi kebayang muka awkarin sih? Sudah dua hari ini pula, aku tidak berkomunikasi dengan Ibnu, laki-laki itu juga tidak pernah lagi menjemputku. Dia seolah hilang disaat aku sedang tenggelam bukannya membantuku untuk kembali mendarat. Aku tahu Ibnu nyebelin tapi aku juga baru tahu kalau dia jahat. Ibnu, apa yang kamu lakukan pada saya itu, ja hat. Ah, kenapa aku jadi kebayang Dian Sastro dan Insta storienya yang panjang itu? Aku tertawa dalam hati, s

