Akhirnya setelah beberapa hari semua aktivitas Jenie berjalan dengan 'normal' karena keberadaan Ibu Sofia, kini dia mulai menunjukkan taringnya karena ibu yang di sayanginya telah pulang. Ya, Ibu Sofia tidak terlalu berada di rumah yang di tempati Jenie karena dia harus mengurus pekerjaannya. Jenie merebahkan tubuhnya di atas kamar tidur bermotif Mawar Merah. Ini adalah kamar yang selama beberapa hari ini tidak dapat dia tempati karena keberadaan ibunya. Tapi kini dia dapat merasakan aroma kamarnya yang begitu khas dan juga bunga-bunga yang begitu indah yang dia rangkai sendiri. “Semua akan berakhir malam ini. Tenanglah Jen, hari ini dia yang telah melenyapkanmu akan mendapatkan balasan yang setimpal, dia akan merasakan kesakitan seperti yang kamu rasakan,” kata jenie sambil menatap lang

