Jenie mulai mengenakan pakaian pesta yang telah dia siapkan. Hari ini untuk pertama kalinya setelah kepergian Jane, dia akan menghadiri sebuah pesta yang diadakan oleh Aliska, sahabatnya. Jenie membawa serta sebuah kado mungil yang di bungkus dengan kertas bermotif Mawar dan pita mungil yang cantik. Tak lupa dia menyelipkan sebuah kartu ucapab dan sebuah Mawar putih, Mawar yang melambangkan ketulusan dan persahabatan. “Saya pergi,” kata Jenie saat berpapasan dengan seorang pelayan di lantai dasar rumahnya. Pelayan sedikit kaget dengan penampilan Jenie yang cukup berani. Dia mengenakan sebuah dress berdada rendah yang menunjukkan belahan dadanya. Selain itu, dress yang dikenakan Jenie juga memiliki belahan yang cukup panjang sekitar seperempat dari paha hingga ke ujung dressnya. “Kenapa

