Perjanjian Dua Akad Bab 19 . Aluna menyeka suduh matanya hingga kering. Kemudian ia semakin mendekat pada Abian dan Haura yang tercekat masih tanpa kata, saking terkejutnya jika malam ini mereka ketahuan oleh istri keduanya. Ah, istri kedua, Aluna begitu membenci statusnya. Ia menatap Abian dan Haura dengan senyum miringnya, yang dibalas tatapan nanar oleh Abian yang tak tahu apa yang akan direncanakan oleh istri keduanya kali ini. Aluna masih menatap keduanya, lalu tangan itu dengan cepat mengambil tissue dan segera ia ambil test pack milik Haura yang berada di dekat wastafel. Aluna tentu harus mengumpulkan banyak bukti untuk menjelaskan pada orangtua dan mertuanya, agar ia tak disalahkan atas dasar fitnah atau masih prasangka. "Mama kamu pasti bahagia melihat ini. Dia menanti cucu

