PESAN'

794 Kata

Abah sedikit kesal karena ada telepon masuk tiada henti ke ponselnya. Padahal ia baru saja tertidur setelah me jemput Ruma dan Raziel dari rumah sakit. Namun Abah tetap bersabar. Tetap mengangkat telepon itu, menjawabnya dengan baik. Abah terlebih dahulu membaca nama sang penelepon. Abah terkejut kala tahu siapa yang menelepon. Ternyata itu adalah Azam. Baru saja Abah akan mengangkat teleponnya, eh, panggilan malah berakhir. Abah terbelalak saat melihat ada tulisan 4 kali panggil tak terjawab. Semuanya dari Azam. Pasti telah terjadi sesuatu, kan. Apa kira - kira yang sedang terjadi? Perasaan Abah jadi tak enak dan tak menentu. Pada panggilan yang terakhir itu, pasti karena Abah terlalu lama tidak menanggapi, makanya Azam memutuskan hubungan teleponnya. Abah ingin menghubungi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN