"Oke. Tunggu 10 menit katanya," ucap Theo dengan enteng. Aku mendelik. "C - Chico ...." "Dia barusan selesai latihan. Bentar lagi ke sini." Aku menelan ludahku. Sudah lama sekali aku menunggu datangnya momen seperti ini. Sebuah keajaiban yang dianggap mustahil, sehingga mereka -- para sahabatku -- memintaku untuk tak bermimpi terlalu tinggi. Pada kenyataannya keajaiban benar - benar datang. Mengantarkanku untuk lebih dekat dengan Chico. Hanya saja aku tak menyangka bahwa keajaiban yang kutunggu - tunggu itu akan datang secepat ini. Ya, secepat ini. Aku bahkan belum mempersiapkan apa pun. Lalu aku harus bagaimana saat Chico datang nanti? Belum selesai aku memikirkan tentang kemungkinan - kemungkinan yang akan terjadi, tiba - tiba .... "Sorry lama." Suara yang jara

