PELET

1005 Kata

Rayan memutar matanya jengah. Raziel benar-benar sudah gila. Wedhar telah membuatnya gila. Namun ia sama sekali tidak sadar. Atau pura-pura tidak sadar? "Raziel dan Arayan, jika kalian masih ingin ikut mata kuliah saya, jangan membuat forum di dalam forum!" Suara Pak Tjetjep terdengar lantang dank eras. Diikuti cekikikan mahasiswa lain di kelas. Yang bersangkutan tak memberi reaksi berarti. Hanya raut mereka terlihat kesal, dengan pandangan yang kembali fokus ke depan. *** Hari Ulang tahun Wedhar semakin dekat. Raziel sedang menghitung jumlah uang di dompet. Totalnya masih sangat kurang untuk membeli hadiah. Wedhar tidak pernah meminta hadiah itu. Namun sebagai pacar yang baik, Mara berinisiatif untuk membelikannya untuk Wedhar. Mengingat wanita itu sangat menyukai barang tersebut. Ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN