Raziel masih sibuk mencari jurnal terbitan universitas-universitas bergengsi, yang sekiranya akan cocok digunakan sebagai referensi. Sebenarnya pemuda itu sudah memiliki judul yang hendak ia ajukan. Ia juga sudah memiliki beberapa skripsi dari kakak tingkat yang dapat digunakan sebagai referensi yang setakar. Namun dosen pembimbingnya tidak memperbolehkan hal itu. Sang Dosen hanya memperbolehkan mahasiswa memakai jurnal sebagai referensi. Sisanya semua harus dari buku dan juga sumber lain yang ilmiah. Selain aturan-aturan itu, sang Dosen juga tidak memperbolehkan mahasiswa mengajukan judul, sebelum mereka membuat ringkasan jurnal, minimal tiga. Itu lah yang sedang Raziel lakukan sekarang. Satu saja ia belum menemukan jurnal yang sesuai. Apa lagi jurnal yang diringkas harus merupakan terbi

