Seseorang mengetuk pintu dengan membawa dua kotak bubur ayam. "Permisi, Pak. Ini saya Dennis," ujar suara itu. "Masuk, gak dikunci." Dennis masuk dan menyerahkan kedua kotak itu kepada Xin, juga dua air mineral botol di sana. "Ini Pak pesanannya." "Good. Oh ya untuk hari ini kamu batalkan semua jadwal saya ya, saya mau jagain istri saya." "Siap, Pak." Xin kemudian mengangguk, isyarat kalau sudah tidak ada yang ingin dibicarakan lagi. Setelah Dennis pergi, Ama langsung bertanya kenapa Xin blak-blakan padanya. "Kok kamu bilang aku istrimu?" tanyanya shock. "Dia Sekretarisku di kantor, dia dateng juga di pernikahan kita." Ama mengangguk paham, "Oh gitu." "Aman kok dia, dia tau apapun tentang aku. Tapi dia bergantung sama aku makanya bisa jaga rahasia, sekarang sulit cari orang ju

