Bukan Untuk Menetap

1013 Kata

"Heleh cewek cantik kayak laki," ejek Mus. "Udahlah ngiri bilang Boss!" "Ngiri ya kale sama elu, lagian yah gue tuh princess di antara cogan-cogan ini, jadi gak mungkin ngiri sama elu." "Cogan gepeng maksud lo? Hahahaha!" "Anjir lo ngatain mereka gepeng, mereka ada di dunia nyata. Beda sama avatar di game lo, halu semuanya!" "Bodo amat yang penting bahagia wkwkwkwk!" "Ampun deh kalian gak pernah akur!" geram Ama pusing. "Maapkeun Ma, eh udah malam, mending lo tidur Ma istirahat." "Iya besok sekolah ...." sahut Gendhis. "Hahaha udah kuliah semester dua masih bilang sekolah, ngimpi lo?" Ama, Mus dan Gendhis tertawa, menertawakan kekonyolan mereka. Namun, tawa mereka terpotong ketika Xin datang. "Syla ...." panggilnya halus. Ama terkejut, "Eh gue tutup dulu ada Pak Xander." Tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN