“Kamu pindah di waktu yang sangat tepat sekali,” sindir Kayra. Tangannya dengan cepat memasukkan berbagai macam buku ke dalam kardus. Brug! Amanda melepas begitu saja koper yang lelah-lelah dia ambil dari atas lemari pakaian. Dia duduk di samping Kayra dan mulai memasukkan barang-barangnya yang lain ke dalam kardus. “Dia merasa lebih aman jika aku tinggal bersamanya.” “Siapa yang menyangka kalian akan bersama lagi.” Kayra terkekeh mengingat bagaimana galaunya Amanda saat dituduh selingkuh dengan Daniel. “Musim dinginmu akan sangat hangat,” kembali Kayra menyindir yang membuat Amanda tertawa terbahak. “Kamu juga harus mencari selimutmu.” “Ada banyak selimut di kamarku.” Kayra bangun dari duduknya. Dia meregangkan tubuhnya yang terasa sakit karena sudah terlalu lama duduk. “Kapan

