Harusnya rumahnya masih tenang dan damai di pagi tapi sayangnya itu hanya berlaku 2 tahun lalu, sekatang setiap pagi rumah akan ramai dengan kecerewetan Senja dan juga tingkah lucu putra pertamanya. Rendra hanya bisa tersenyum melihat kelakuan putranya saat ini, lipstik Senja yang baru saja dibeli kemarin itu kini tinggal tempatnya saja. Putra tampannya itu menggunakan lipstik favorit Senja sebagai mainan, dianggap sebagai krayon. "Izzan anaknya Rendra, mama sudah berkali-kali bilang kalau itu bukan krayon tetapi lipstik." samar-samar Rendra mendengarkan omelan Senja, tidak membentak tetap dengan suara lemah lembut tetapi tegas. Izzan, yang berarti kepatuhan. Rendra memilih nama itu agar putranya selalu patuh akan sesuatu terutama dibidang agama. Nama adalah harapan orangtua pada ana

