Ketika Rullin pertama kali bercerita bila rakyatnya dikendalikan oleh Erik Rhoxolany menggunakan asap pengendali pikiran, Rhaella beranggapan bahwa Rullin akan membunuhnya apabila tahu pencipta asli dari asap pengendali pikiran itu. Namun, tindakan seseorang memang tidak sepatutnya diterka-terka. Karena beum tentu orang lain akan bertindak sesuai dengan pikiran seseorang. Perilaku Rullin yang terlihat tenang juga tidak dapat diterka oleh Rhaella. Sang Kaisar yang jatuh itu sama sekali tidak berteriak marah atau memukul Rhaella sebagai balasan atas asap pengendali pikiran. Alih-alih bersikap kasar, Rullin malah menggenggam tangan Rhaella dan berusaha meyakinkan Rhaella bahwa kejatuhan Alcander bukan salah wanita itu. “Rullin, kenapa kamu begitu baik kepadaku?” Rullin, “Setelah menemuka

