Bab 51

1176 Kata

Saat kepulangan dari kantor Rangga, Anton pun pergi menuju parkiran. Kerja kerasnya dengan Rangga tak membuahkan hasil. Anton dan Rangga sudah bersusah payah pergi ke beberapa rumah sakit. Namun, hasilnya nihil. Tak ada apapun disana. Itu sangat mengecewakan, entah siapa yang menyembunyikan Mita. Dan entah bagaimana dengan kondisinya saat ini, ia merasa sangat khawatir dan kasihan melihat sahabatnya seperti sekarang. Dandi terlihat sangat menyedihkan. Brukkk Anton dengan refleks memegang lengan seseorang yang telah ia tabrak, Anton berjalan dengan pikiran yang memikirkan masalah Dandi. “Maaf,” ujar Anton pada seseorang yang ia tabrak. Orang itu menarik lengannya dan Anton pun melepaskannya. Lalu pandangan mereka pun bertemu. “Wanda, kamu nggak apa-apa?” tanya Anton khawatir. “Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN