… Saat di ruang makan, Rara dan Rangga ternyata sudah di tunggu sedari tadi di meja makan. Semua orang telah menunggu, hanya mereka berdua yang turun terlambat. “Pagi,” sapa Hana pada Rara dan Rangga. “Pagi, Bun… “ jawab Rara dan Rangga berbarengan. “Ayo sini, kita sarapan bareng.” Ujar Hana mempersilahkan mereka duduk. “Ra, ambilin makan buat suami kamu dong, kan kamu udah nikah,” ujar Hana memperingati Rara. Rara pun tersenyum malu, namun ia tetap mengambilkan nasi beserta lauk pauk untuk suaminya. “Kak, mau makan sama apa?” tanya Rara pada Rangga. “Eum, sama ikan aja, Ra.” Rara pun mengangguk, menaruh ika goring di piring Rangga. “Sambalnya mau?” “Iya, Sayang.” Jawab Rangga mesra tanpa tahu malu pada ibu dan bapak mertuanya. Sedangkan Hana hanya tersenyum menatap mereka berdua.

