… Kali ini, Rara benar-benar tak bisa membantah perintah sang ayah. Pagi ini, entah darimana asalnya, Firman sudah berada di rumahnya, dan duduk bersama dengan ayah rara. Hana, ia di minta untuk memanggil putrinya, lalu berdandan agar ia bisa pergi bersama dengan Firman seharian. Reyhan ingin putrinya semakin dekat dengan Firman. Ia benar-benar sangat yakin, jika Firman adalah laki-laki yang baik untuknya. Rara benar-benar sangat takut, dan malas sebnarnya pada sang ayah, akhir-akhir ini ia bersikap sangat menyebalkan. Rara benar-benar merasa sangat marah padanya. Ia menatap tajam Firan dan sang ayah dari lantai atas. Ia sudah bersiap ala kadarnya, tak memoles make up dan juga tak memakai parfu, terlebih lagi… ia tak mandi. Rara terkikik geli, saat ia membayangkan jika dirinya bau

