“Senang bertemu kembali, Kawan!” Ben dan Smith saling menjabat tangan dengan erat, saat mereka bertemu di di depan hotel tempat Smith menginap. “Bagaimana kabarmu?” tanya Ben. “Tidak begitu baik, Kawan,” jawab Smith lesu. Ia ingat pengakuan Natalie soal Ben yang pernah tidur bersamanya. “Kau ada masalah?” “Ya, akan saya ceritakan nanti. Ayo, kita ke Club, tempatnya tak jauh dari sini,” ajak Smith kemudian. dan Ben meneytujui. *** Pengunjung Club cukup ramai malam ini, Ben dan Smith duduk di kursi bar. Smith lumayan banyak minum hingga mabuk, sedangkan Ben lebih memilih minuman non alkoho. Ia harus menjaga kewarasannya selama di kota ini demi kesalamatan, sebab Ben merasa bisa saja seseorang menyerbunya dalam keadaan lengah. Malam ini Smith tampak kacau, ia patah hati karen

