Bab 2 : Pertemuan Pertama

845 Kata
Pagi-pagi buta Adrian sudah mengirim pesan singkat yang mengatakan untuk tidak lupa kalau pukul 9 pagi akan ada seminar di Hotel Grand Centro. Seminar bertema " Imunology Update: dasar dan aplikasi imunogenetika" tentang kasus penyakit berbahaya yang belum diketahui pasti penyebab, kemungkinan dan kelalaian yang diakibatkan imunogenetika. Beberapa hari sebelumnya Nayla sudah mempelajari perihal tema seminar tersebut. Karena hari ini Nayla mengisi seminar hingga siang hari,maka hari ini dia tidak praktek dan digantikan Adrian. Kebetulan ia sudah mengirim pesan ke Salsa akan mampir sebentar ke yayasan tempatnya bekerja. Sebenarnya Nayla rutin mengunjungi tempat kerja sahabatnya sekalian membantu Salsa. Nayla dan Salsa menyukai anak kecil sehingga cepat mendapatkan attensi atau perhatian dari mereka. Tapi kasus untuk anak berkebutuhan khusus memang memerlukan pendekatan khusus pula. Nayla banyak belajar dari Salsa untuk menghadapi anak autisme. Terapi apa yang seharusnya dipakai dan apa yang dilakukan ketika anak autisme sedang tantrum. Seminar berjalan lancar dan banyak mendapat attensi dari peserta. Apalagi ketika dokter Nayla yang menjadi pemateri mendapat riuh dari peserta. Dalam seminar ada berbagai macam jenis peserta dari yang aktif bertanya atau peserta yang hanya sekedar minta foto Nayla. Selepas sholat Zuhur Nayla berencana mengunjungi Salsa. Karena selain rindu dengan Salsa, juga rindu anak-anak asuh Salsa. Mobil merah milik mbak Nanda yang berpindah tangan ke Nayla telah meluncur beberapa menit yang lalu. Untungnya yayasan tempat Salsa bekerja tidak terlalu jauh dari tempat seminar. Hanya memakan waktu lima belas menit. Nayla paling betah jika mengunjungi yayasan tersebut. Ada taman bunga yang luas dibelakang yayasan dan banyak pohon rindang menambah keasrian suasana. Selain itu ada banyak permainan untuk anak-anak. Salah satu impian Nayla adalah mendirikan sebuah taman kanak-kanak. "Assalamualaikum" sapa Nayla "Waalaikumsalam, kok cepet sampainya Nay" balas Salsa "Iya kebetulan Deket tempat seminar jadi sehabis sholat langsung kesini. Aku kan kangen kamu dan anak-anak" kata Nayla. "Anak-anak sebagian udah pulang Nay" aku melihat sekeliling tampak sepi hanya beberapa anak yang tampak sibuk dengan dunianya. Autism Spectrum Disorder (ASD) gangguan perkembangan serius yang mengganggu kemampuan berkomunikasi dan interaksi. Gejala anak-anak dengan ASD ditandai dengan interaksi sosial yang tidak sesuai,kontak mata buruk, gerakan berulang, menyakiti diri sendiri, gangguan belajar dan terlambat bicara. Jadi jangan heran kalau anak dengan ASD memiliki dunianya sendiri. Oleh karena itu tindakan yang diperlukan dengan memberikan terapi untuk anak dibantu pengobatan. Nayla segera menghampiri seorang anak yang sudah sangat dia kenal. Namanya Danar. Untungnya Danar tidak terlambat diberi terapi sehingga perlahan menunjukkan peningkatan dan sedikit-sedikit dapat diajak berinteraksi. Dia terlihat sibuk memilah manik-manik sesuai warna. Apalagi Nayla sudah sering berinteraksi dengannya jadi dia tidak histeris dan langsung dapat menerima Nayla. "Oh iya Danar warna merah yang mana" Danar langsung menunjuk warna merah. "Wih pinter" kata Nayla sambil bertepuk tangan. Danar yang berusia 5 tahun hampir mampu mengimbangi anak normal seusianya. Jadi Danar tidak tertinggal jauh dan cepat belajar. Nayla segera menyentuh kepalanya dengan lembut. "Nay aku mau makan siang sebentar dan sekalian sholat aku titip Danar dulu ya" ujar Salsa sambil menghampiri Danar. "Danar,Tante Salsa mau mam dan sholat dulu ya. Danar sama Tante Nay dulu oke" kata Salsa menyentuh kepala Danar. Danar kemudian menoleh dan mengangguk cepat. Danar anak yang pintar sudah bisa mengikuti kontak mata dan dapat diajak berkomunikasi walaupun hanya menggeleng dan mengangguk. Sedang asyik menemani Danar bermain,tiba-tiba muncul laki-laki yang sudah berada di sisi kiri Danar. Nayla yang kaget karena berada disisi kanan Danar tidak mengetahui jika sudah ada seseorang yang menghampirinya. "Assalamualaikum Danar" sapa pria tersebut. Untuk beberapa detik mata Nayla dan laki-laki tersebut bertemu. laki-laki itu berusia sekitar 30 tahunan, memiliki wajah yang tampan dengan rahang yang tegas, hidung yang mancung dan berkulit putih bersih. Mungkin dia ada keturunan timur tengah. Setelah diperhatikan wajahnya mirip Danar. Apa mungkin ayahnya yang akan menjemput pulang. Kemudian Nayla langsung menunduk. "Waalaikumsalam anda siapa ya?" Tanya Nayla "Saya ayah Danar" jawab laki-laki tersebut "Saya Ridwan" dia menjulurkan tangan kearah Nayla "Saya Nayla sahabat Salsa" Nayla menangkupkan kedua tangannya didepan. Bukan bermaksud tidak sopan terhadap Ridwan tapi ia merasa tidak nyaman. "Dokter Salsa nya sedang makan dan sholat tunggu sebentar ya bapak" "Iya saya sudah tahu, saya hanya membawa makan siang untuk Danar" ujar Ridwan "Oh baiklah" jawab Nayla sedikit menjauh dari Danar untuk memberi ruang bagi ayah dan anak tersebut. Danar yang mengetahui sang ayah datang tersenyum senang. "Yah,yah," panggil Danar kepada Ridwan "Danar mam dulu ya,mau makan sendiri atau disuapi ayah" kata Ridwan. Dari jauh Nayla memandang kagum Ridwan. Laki-laki itu sangat lembut terhadap putranya dan terlihat sangat menyayangi Danar meskipun Danar anak spesial. Untuk perihal makanan anak autisme tidak boleh makan sembarangan. Ada pantangan atau diet khusus seperti makanan tidak boleh mengandung gluten (tepung-tepungan) tidak boleh makan coklat, pemanis buatan, makanan instan dan lain-lain. Jadi memang memerlukan perlakuan khusus. "Nay,Nay" panggil Danar. Nayla yang merasa terpanggil segera menghampiri Danar. "Danar mau mam sama Tante Nayla?" Danar mengangguk. "Sepertinya Danar minta disuapi saya, boleh saya membantu menyuapinya?" Tanya Nayla meminta ijin. "Silahkan" ujar Ridwan. Ridwan melihat Nayla begitu telaten menyuapi Danar. Dia terlihat tulus dan seperti biasa menghadapi anak seperti Danar. Sebentuk senyum mengembang dibibirnya. _________ *Tantrum: ledakan emosi dan kemarahan yang tidak terkendali pada anak-anak.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN