Kembar Tapi Beda - 91

2144 Kata

Nyaris lima belas menit, tapi Ranu masih terduduk kaku di kursi penumpang di mobil George. Pria itu menguap, seolah bosan dengan kebimbangan Ranu yang sejak tadi hanya menatap rumah orangtua Dewa. Semua keberanian yang begitu menggebu-gebu saat mobil George mengantarkannya ke sini. Seketika dilucuti perasaan takut yang membuat Ranu kembali menjadi pengecut. "Kayaknya gue bisa jalan-jalan di alam mimpi dulu selagi nunggu lo ambil keputusan." George yang sejak tadi memilih diam, agar tak mengganggu fokus Ranu yang tengah berpikir keras mengambil keputusan, akhirnya tak bisa menahan diri yang sudah gatal ingin berkomentar. "Kalau mau balik ke apartemen gue lagi nggak apa-apa. Kita pergi se—" "Tunggu!" Ranu menahan lengan George saat pria itu seolah hendak menyalakan mesin mobilnya. "M—maa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN