Setelah segala masalah yang datang, akhirnya kehidupan Ranu bisa mencecap kedamaian. Hubungannya dengan Dewa kian baik, bahkan pria itu seolah terus ingin menempel padanya. Salma tak banyak menekannya. Mungkin, selama putra semata wayangnya bahagia, wanita paruh baya itu tak mempermasalahkan kehadiran Ranu. Kedua orangtua angkatnya pun tak mengusiknya. Seperti yang pernah George katakan, pria itu sudah mengurus mereka, agar tak merongrongnya dengan permintaan ini dan itu. Tapi, diantara semua kedamaian itu. Beberapa hari terakhir, Ranu di sibukkan dengan sebuah kesibukan baru yang membuatnya pusing. Hari itu Ranu kembali bangun dengan tubuh lemah. Sayangnya, dorongan untuk ke kamar mandi begitu kuat. Perutnya seperti diaduk dan diremas hingga membuatnya tak lagi bisa hanya diam karena ra

