Kembar Tapi Beda - 47

1959 Kata

Teriakan minta tolong mulai terdengar samar di balik punggungnya. Hah! Tentu saja! Wanita yang hari ini tengah bernasib buruk, karena menjadi korbannya. Pasti tengah kepayahan mengejarnya yang berlari seperti orang kesetanan. Memanjat pagar, pria paruh baya itu berhasil memasuki sebuah rumah kosong yang tampak sudah tak terurus. Bagi sebagian orang, pasti akan berpikir puluhan kali untuk menyambangi rumah dengan rumput dihalaman yang sudah panjang dan dedaunan kering yang berserakan dari beberapa pohon yang menjulang di sudut rumah tersebut. Penerangan yang remang-remang, kian membuat suasana mencekam. Meski waktu masih sore. Sayangnya, hal itu tak berlaku bagi Indra. Alih-alih takut dengan hantu penunggu rumah kosong yang kini menjadi tempat persembunyiannya, setelah berhasil menjambre

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN