Kembar Tapi Beda - 83

2461 Kata

Argi menyusuri lorong apartemen dengan langkah gontai. Pria itu menggerutu sepanjang jalan, kesal karena harus lembur dikantornya hingga pagi untuk menyelesaikan kekacauan yang harus ditanganinya karena keteledoran bawahannya.  Beruntung, semua bisa dibereskan. Dan hari ini pun dia bisa berlibur satu hari penuh untuk menebus semua waktu istirahatnya yang tersita. Sementara bawahan yang mengakibatkan kekacauan sudah diberi surat 'cinta' berisi peringatan keras. Jika sekali lagi melakukan hal yang nyaris merugikan perusahaan, maka Argi tak akan segan menendangnya. Jika tak ingat dia salah seorang kepercayaan papanya dan selama ini berjasa untuk perusahaan, sudah Argi pecat detik itu juga. Argi mengela napas lega, saat akhirnya sampai di unit apartemennya. Menekan tombol sandi hingga pintu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN