Kembar Tapi Beda - 86

2456 Kata

"Di sini lo rupanya!" Ucap Argi tersenyum sinis, sembari mencengkram pergelangan tangan seseorang yang terkejut melihat keberadaannya. Dia benar-benar ingin meledakan amarah, melihat orang itu sibuk berjoget dengan pria asing yang tak dikenalnya. Membuat Argi nyaris tersedak minuman yang disesapnya. Dan tanpa perlu berpikir dua kali, dia bergegas mendekat dengan langkah terburu-buru, berbicara cukup keras agar tak terkalahkan dentuman musik yang memekakkan telinga. "Lo harus pulang!" Geramnya dengan rahang mengetat. "Bukan urusan lo! Lepas!" Dengan keras kepala, wanita itu terus meronta. Meski sesekali meringis karena cengkraman Argi yang cukup kuat. Jika begini, dia yakin tangannya akan memerah. Akh! Argi sialan! "Pulang!" "Nggak! Ngapain lo di sini? Oh, gue nggak peduli lo mau di sini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN