Kembar Tapi Beda - 58

2171 Kata

"Pamali pengantin baru bengong terus, lagian kusut banget itu muka!" Dewa yang sebelumnya tengah melamun, segera mengalihkan atensinya pada pintu ruang kerjanya yang kini sudah terbuka. Memperlihatkan sosok Argi yang tengah bersedekap tangan di ambang pintu. "Ck! Ngapain lo ke sini?" Beranjak dari duduknya, Dewa beralih menuju sofa dan mendudukkan diri di sana. Di ikuti Argi yang mengempaskan tubuh dengan elaan napas panjang. "Memangnya, kalau mau ke tempat lo harus bilang-bilang dulu? Biasanya juga nggak." Mengedikkan bahu tak acuh, Argi menyamankan posisi duduknya untuk menghadap Dewa yang hanya bisa mendengkus saat mendengar jawabannya. "Gue sibuk, nggak bisa nerima tamu nggak penting kaya lo." Meski begitu, Dewa tetap menghubungi sekertarisnya untuk menyiapkan minuman bagi tamu tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN