Kembar Tapi Beda - 29

1187 Kata

Entakan musik yang mengoyak pendengaran justru membuat Rhea kian menikmati malam bersama teman-temannya yang sudah lebih dulu ke dance floor. Meliukan tubuh dan bersorak meluapkan rasa senang yang tengah membuncah. Tak perlu takut merasa ada yang terganggu dengan teriakan yang mereka lontarkan. Karena semua orang pun tengah menikmati kegiatannya masing-masing. Di atas sofa yang tampak nyaman, Rhea duduk bersilang kaki, tangan kanannya menggoyang pelan sebuah gelas berisi minuman keras, sebelum kemudian menyesapnya secara perlahan. Bibir terpoles lipstik merah itu menyunggingkan senyuman puas, karena malam ini, rencananya pasti berhasil. Ia hanya perlu membujuk agar Ranu mau tinggal bersamanya. Oh, tentu bukan dikediaman orangtua angkatnya. Rhea akan 'menyimpan' Ranu di sebuah apartemen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN