Kembar Tapi Beda - 75

1332 Kata

"Aku pikir tadi salah orang. Tapi ternyata benar, ini kamu, Ranu?" Akh!  Sial! Yang di inginkan Ranu sekarang adalah ketenangan, bukan mimpi buruk dari masa lalunya! "Apa kabar?" Lagi, pria itu berbicara bak mereka adalah teman lama yang akhirnya bisa berjumpa. Oh, manis sekali? Sayangnya, ini terasa memuakkan bagi Ranu. "Ekhm! Apa aku mengganggu?" Ya, tentu saja! Kau sangat menggangu dan kenapa masih mempertanyakan itu? Ketenangan yang baru saja dicecap harus terkoyak karena kedatanganmu! Ranu bertahan mengatupkan bibir. Dia bahkan tak memandang sama sekali sosok yang sejak tadi berusaha mengajaknya bicara.  Hah! Untuk apa? Tidak ada hal lagi yang perlu dibicarakan diantara mereka! "Ran, aku tau, apa yang aku lakukan dulu terhadapmu sangat—" ucapannya terhenti saat melihat Ranu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN